Meriahkan HUT Sultra ke-60, Pemprov Sultra Gelar Pekan Produk Unggulan

Buranga Infokom News-Pemerintah Provinsi Sultra melalui Dinas Pariwisata Tahun 2024 menggelar kegiatan Hari Ulang Tahun Sulawesi Tenggara ke-60 yang dibuka langsung oleh Staf Ahli Gubernur Sultra Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Drs. Laode Syaifuddin, M.Si. di Eks MTQ Kota Kendari, pada Selasa (23/4/2024).

Acara pembukaan Pekan Produk Unggulan Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara tersebut dihadiri oleh para pimpinan lembaga vertikal, para pejabat tinggi pratama lingkup Provinsi Sulawesi Tenggara, para pejabat tinggi pratama Lingkup Kabupaten dan Kota Provinsi Sulawesi Tenggara, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara, Pj. Sekda Kab. Konawe Utara, Ketua Dekranasda Kab. Buton Utara, Plt. kadis Kominfo Butur, dan para pejabat lain di 17 kabupaten kota, para peserta Pameran Pekan Produk Unggulan Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara.

Mengawali sambutannya, Staf Ahli Gubernur Sultra Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Drs. Laode Syaifuddin, M.Si. mewakili Pj. Gubernur Sultra mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara serta Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten dan Kota atas terselenggaranya pameran produk unggulan dari 17 stan kabupaten dan kota yang akan memamerkan produk unggulan dari daerah masing-masing.

Beliau juga berharap agar kegiatan ini dapat menjadi rutinitas dan dapat dinikmati oleh semua peserta dan khususnya masyarakat provinsi Sulawesi Tenggara serta memberi andil dalam upaya menggerakkan dan memaksimalkan potensi ekonomi kreatif daerah serta mendukung capaian pembangunan Provinsi Sulawesi Tenggara.

Produk unggulan merupakan kegiatan kolaborasi antara pemerintah provinsi Sulawesi Tenggara dan Pemerintah kabupaten dan kota yang menampilkan produk-produk unggulan masing-masing daerah yang dimiliki. Beliau mengajak para pengunjung yang hadir untuk mengunjungi stand-stand pameran serta membeli produk-produk yang ditampilkan pada pameran tersebut.

Pekan produk unggulan merupakan kolaborasi pemerintah, beliau berharap semoga produk-produk unggulan Sulawesi Tenggara dapat menjadi produk nasional sebagaimana produk Kain Tenun Masalili yang pernah mewakili Indonesia pada Dekranas Nasional di Jerman, serta mendapat apresiasi dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi kreatif RI.

Beliau juga mengajak para peserta pameran Secara optimal dapat menjadi ajang untuk memperkenalkan produk yang dimiliki, potensi yang dimiliki oleh kabupaten dan kota menjadi ajang untuk mengetahui dan mengenal trend pasar yang diinginkan konsumen saat ini, memperluas relasi dan mitra kerja, sebagai ajang mencari investor sekaligus ajang evaluasi produk yang dimiliki dan sudah sejauh mana diminati di tingkat lokal, dan yang penting daripada itu adalah meningkatkan pendapatan dari hasil transaksi oleh pengunjung pameran yang hadir.

“Saya berharap produk yang dihasilkan dan dipamerkan pada acara Pekan Produk Unggulan Tahun 2024 ini dapat menjaring respon positif dari masyarakat lokal Sulawesi Tenggara serta akan tercipta transaksi yang besar nantinya sampai akhir kegiatan ini”, ucap beliau.

“Saya juga sangat bangga dengan pencapaian para pelaku ekonomi kreatif Sulawesi Tenggara sampai saat ini untuk itu saya terus mendorong kreativitas dan inovasi dari pelaku usaha komunitas ekonomi kreatif para UMKM Provinsi Sulawesi Tenggara untuk terus maju demi terciptanya produk yang berkualitas dan berdaya saing bagi kemajuan kita bersama,” sambungnya.

“Sebuah event yang baik adalah yang dikolaborasikan dengan berbagai pihak hingga dampaknya akan lebih luas bagi masyarakat yang kemudian dapat mendorong peningkatan perekonomian masyarakat.”

“Mari jadikan event ini sebagai sarana untuk mempromosikan potensi-potensi daerah yang ada di wilayah masing-masing,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara H. Belli, SE., M.Si. mengungkapkan bahwa selama empat kali penyelenggaraan Pekan Produk Unggulan Dinas Pariwisata, selalu membawa dampak positif bagi kemajuan ekonomi kreatif di Sulawesi Tenggara, sebagai langkah strategis percepatan pembangunan daerah.

Ia juga melihat banyaknya potensi di daerah berupa hasil-hasil ekonomi kreatif yang bisa didorong dalam rangka mensejahterakan masyarakat Provinsi Sulawesi Tenggara seperti kain tenun yang tidak kalah saing dengan produk dari daerah lain di Indonesia.

Dinas Pariwisata selalu berkomitmen dan mendorong para pelaku ekonomi kreatif yang ada di Provinsi Sulawesi Tenggara untuk difasilitasi dalam rangka meningkatkan nilai penjualan melalui berbagai promosi yang dilakukan, diantaranya melalui Sultra Tenun Carnaval dan penyelenggaraan Pekan Produk Unggulan yang dilakukan saat ini, pungkasnya.

Setelah rangkaian acara pembukaan kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi stand pameran dari 17 kabupaten dan kota, dimulai dari Stand Kabupaten Buton Utara.

(MC Kabupaten Buton Utara, Reporter Siti Hariani, Fotografer Erja)



Leave a Reply

SeputarWaktu.Com