Kadis Kominfo Butur bawakan Kuliah subuh tentang Kiat-Kiat Persiapan Meraih Kemuliaan Bulan Ramadhan
Buranga Infokom News-Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Buton Utara La Nita, S.Pd.,MM memberikan kuliah subuh diawal ramadhan 1445 Hijriah tanggal 12/3/2024 di Masjid At-Taqwa kecamatan Kulisusu, Kabupaten Buton Utara.
Mengawali ceramahnya, ia mengatakan bahwa Bulan Ramadhan terkandung kemuliaan dan keistimewaan yang amat besar, yang tak bisa dijumpai pada bulan-bulan lain.
Sehingga menurutnya tentang nilai ibadah dilipatgandakan, doa-doa dikabulkan, dosa diampuni, pintu surga dibuka, sementara pintu neraka ditutup. Ramadhan, tak ubahnya tamu agung yang selalu dinanti-nanti kedatangannya. Rugilah orang yang tidak dapat bertemu dengannya, tuturnya.
Namun kata La Nita, akan lebih rugi lagi bagi mereka yang menjumpainya tapi tidak mengambil sesuatu darinya, yakni dengan menggunakannya sebagai momen meningkatkan kualitas ibadah dan ketakwaannya kepada Allah SWT.
Oleh karena itu, kita perlu mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya dalam rangka mengisi bulan yang penuh berkah tersebut, sehingga kita dapat memanfaatkannya secara maksimal untuk beribadah mendekatkan diri kepada Allah.
Dengan demikian, apa yang menjadi tujuan akhir dari puasa Ramadhan ini, yakni derajat ketakwaan dapat kita raih.
Pertanyaannya, apa saja yang perlu kita lakukan untuk mengisi bulan Suci Ramadhan ini? Berikut ini empat hal yang dilakukan yaitu:
Pertama, Menyambut Ramadhan dengan gembira dan bahagia
Yahya bin Abi Katsir meriwayatkan bahwa Ya Allah berkahi kami di bulan Rajab dan Sya’ban, dan sampaikan (usia) kami berjumpa Ramadhan.
Seolah mereka juga memohon: Ya Allah sampaikanlah aku dengan selamat ke Ramadhan, selamatkan Ramadhan untukku dan selamatkan aku hingga selesai Ramadhan.
Karena sampai kepada Ramadhan adalah kebahagiaan yang luar biasa bagi mereka, dan pada bulan itu mereka bisa mendapatkan nikmat dan karunia Allah yang tidak terkira.
Kedua, Menambah ilmu pengetahuan tentang puasa.
Puasa Ramadhan merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim.
Ilmu tentang ketentuan puasa atau yang sering disebut dengan fiqih puasa merupakan hal yang wajib dipelajari oleh setiap muslim, minimal tentang hal-hal yang menjadi sah dan tidaknya puasa.
Oleh karena itu, persiapan-persiapan yang bisa dilakukan adalah dengan banyak bertanya, belajar dan membaca.
Ketiga, Perencanaan matang
Orang-orang soleh terdahulu selalu merencanakan pengisian bulan Ramadhan dengan cermat dan optimis. Berapa kali dia akan mengkhatamkan membaca Al-Qur’an, berapa kali shalat malam, berapa akan bersedekah dan memberi makan orang berpuasa, berapa kali kita menghadiri pengajian dan membaca buku agama.
Itulah planning yang benar mengisi Ramadhan, bukan hanya sekadar merencanakan menu makan dan pakaian kita untuk Ramadhan, tapi lebih diarahkan ke perencanaan yang matang untuk meningkatkan kualitas ibadah kita di bulan Ramadhan.
Ke empat, Persiapan materi
Kemudian yang harus kita perhatikan menyongsong bulan Ramadhan adalah persiapan finansial atau materi. Persiapan materi di sini tidak dimaksudkan untuk membeli kebutuhan berbuka dan sahur yang mewah dan mahal bahkan kadang terkesan berlebihan. Tapi finansial atau materi yang diperuntukkan untuk menopang ibadah sedekah dan infak.
Pahala yang sangat besar manakala ia berpuasa adalah memberi kepada orang lain yang berpuasa, Tutupnya.
(MC kabupaten Buton utara Reporter Fotografer Rajab)